Lompat ke konten utama
ZBG · Zona Belanja Grosirborongku.comZona Belanja Grosir

Panduan

Cara Membuat Toko Online untuk Pemula (Pilihan & Langkahnya)

Tim ZBG · 6 Juli 2026 · 5 menit baca

Cara Membuat Toko Online untuk Pemula (Pilihan & Langkahnya)

Panduan praktis cara membuat toko online untuk pemula: pilihan kanal jualan (marketplace, media sosial, WhatsApp, website) beserta plus-minusnya, plus 6 langkah dasar dari menentukan produk sampai promosi. Mulai dari yang gratis dulu.

Cara membuat toko online untuk pemula sebenarnya bisa dimulai gratis dalam hitungan jam: pilih satu kanal jualan (marketplace, media sosial, WhatsApp, atau website), tentukan produk yang mau dijual, lalu siapkan foto dan deskripsi yang jelas. Kamu tidak perlu modal besar atau keahlian teknis di awal - yang penting mulai dulu, baru rapikan sambil jalan.

Artikel ini akan bantu kamu memilih kanal yang pas dengan kondisimu, plus langkah-langkah dasarnya supaya tidak bingung harus mulai dari mana.

Pilih kanal jualan dulu, baru yang lain

Sebelum repot mikirin nama atau foto, tentukan dulu kamu mau jualan di mana. Ada empat kanal utama yang umum dipakai pemula di Indonesia. Tidak ada yang "paling benar" - semua tergantung produk, modal waktu, dan kebiasaan calon pembelimu.

1. Marketplace (toko di platform jual-beli besar)

  • Plus: pembeli sudah ramai datang sendiri, ada sistem pembayaran dan pengiriman bawaan, dan biasanya gratis buka toko.
  • Minus: persaingan harga ketat karena toko lain ada di sebelahmu, dan biasanya ada biaya layanan yang berlaku. Karena ketentuan dan tampilannya bisa berubah, sebaiknya ikuti panduan resmi terbaru dari platform yang kamu pakai saat mendaftar.

2. Media sosial (jualan lewat akun)

  • Plus: gratis, cocok untuk produk yang menarik secara visual seperti mainan, aksesoris, atau dekorasi, dan kamu bisa bangun "kedekatan" dengan calon pembeli.
  • Minus: kamu harus rajin posting dan balas pesan sendiri. Fitur dan cara pasang etalase produknya bisa berubah, jadi ikuti panduan resmi terbaru dari aplikasi yang kamu gunakan.

3. WhatsApp (jualan lewat chat dan katalog)

  • Plus: paling sederhana untuk pemula, gratis, dan banyak calon pembeli sudah terbiasa chat. Cocok untuk closing langsung dan layani tanya-jawab harga.
  • Minus: jangkauannya terbatas pada kontak dan orang yang kamu arahkan. WhatsApp lebih kuat sebagai "tempat closing", bukan tempat orang menemukanmu dari nol.

4. Website toko sendiri

  • Plus: tampilan dan branding sepenuhnya milikmu, terlihat lebih profesional, dan tidak ikut aturan platform lain.
  • Minus: butuh sedikit usaha lebih untuk menyiapkan dan biasanya ada biaya bulanan, misalnya untuk domain atau platform pembuat toko. Kamu juga perlu usaha sendiri supaya ada yang berkunjung.

Tips: Kalau ini toko pertamamu, mulai dari yang gratis dulu - misalnya satu marketplace atau media sosial dipadu WhatsApp. Setelah jualan jalan dan kamu paham polanya, baru pertimbangkan tambah website sendiri.

Langkah dasar membuat toko online

Setelah memilih kanal, ikuti enam langkah ini. Tidak harus sempurna di awal - yang penting toko kamu sudah bisa menerima pesanan.

1. Tentukan produk yang mau dijual

Pilih produk yang permintaannya stabil dan kamu pahami. Untuk pemula, barang dengan harga terjangkau dan mudah dikirim biasanya lebih ringan dikelola, misalnya mainan anak, aksesoris, atau pernak-pernik rumah. Kalau mau ambil stok grosir tanpa harus beli banyak sekaligus, kamu bisa cek katalog produk grosir untuk gambaran pilihannya.

2. Pilih kanal jualan

Pakai hasil pertimbangan di bagian atas tadi. Sarannya: jangan langsung buka di banyak tempat sekaligus. Fokus satu atau dua kanal dulu supaya kamu bisa fokus melayani dengan baik.

3. Siapkan nama dan branding sederhana

Nama toko yang mudah diingat dan diketik bikin pembeli lebih gampang mencarimu lagi. Tidak perlu rumit - cukup yang jelas dan relevan dengan produkmu. Kalau masih buntu, baca dulu artikel lain di blog ZBG untuk inspirasi sebelum menetapkan pilihan.

4. Foto dan deskripsi produk yang jelas

Ini bagian yang paling memengaruhi keputusan pembeli. Hal-hal dasar yang perlu kamu perhatikan:

  • Foto produk terang, fokus, dan dari beberapa sudut. Cahaya alami dekat jendela sudah cukup bagus.
  • Tampilkan ukuran atau skala, misalnya produk diletakkan di samping benda yang umum dikenal.
  • Tulis deskripsi yang menjawab pertanyaan pembeli: bahan, ukuran, isi per paket, dan cara pakai.

5. Atur harga dan pengiriman

Hitung harga jual dengan menjumlahkan harga modal, biaya pengemasan, dan margin keuntungan yang kamu inginkan. Sebagai contoh sederhana: kalau modal satu barang Rp 10.000 dan kamu mau untung Rp 4.000, harga jualnya Rp 14.000 sebelum biaya lain. Untuk pengiriman, putuskan apakah ongkir ditanggung pembeli atau kamu tanggung sebagian, dan siapkan pengemasan yang aman supaya barang tidak rusak di jalan.

6. Promosikan toko

Setelah toko siap, mulai kabarkan ke orang sekitar dulu - keluarga, teman, dan grup yang relevan. Lalu posting produk secara rutin di media sosial dengan foto menarik. Promosi gratis lewat konten dan word of mouth biasanya jadi langkah pertama yang masuk akal sebelum kamu coba iklan berbayar.

Mulai dari yang gratis, lalu berkembang

Banyak pemula gagal mulai karena merasa harus lengkap dulu: website bagus, stok banyak, branding mahal. Padahal toko online yang sederhana tapi sudah jalan jauh lebih berguna daripada rencana sempurna yang tidak pernah dibuka. Pilih satu kanal gratis, naikkan beberapa produk, dan layani pembeli pertamamu. Sambil jalan, kamu akan tahu sendiri produk mana yang laku dan kanal mana yang paling cocok.

Pertanyaan umum

Berapa modal untuk membuat toko online?

Bisa mulai tanpa modal untuk pembuatan tokonya, terutama kalau kamu pakai marketplace, media sosial, atau WhatsApp yang gratis. Modal utamamu biasanya ada di stok barang. Kalau khawatir kebanyakan stok, kamu bisa ambil grosir dalam jumlah kecil dulu untuk uji pasar.

Lebih baik jualan di marketplace atau website sendiri?

Untuk pemula, marketplace atau media sosial biasanya lebih mudah karena gratis dan sudah ada calon pembeli. Website sendiri cocok kalau kamu sudah punya pelanggan tetap dan ingin branding lebih kuat. Tidak harus pilih satu - banyak penjual memakai keduanya.

Apa yang paling penting saat memulai?

Foto dan deskripsi produk yang jelas, plus respons cepat saat ada yang bertanya. Dua hal ini sering lebih menentukan daripada tampilan toko yang mewah.


Sudah siap mulai? Kamu bisa lihat-lihat dulu pilihan barang di kategori mainan, aksesoris, atau dekorasi & pajangan untuk cari produk yang mau kamu jual. Di ZBG kamu bisa ambil grosir dengan MOQ mulai 2 pcs, jadi enak buat coba-coba dulu. Kalau sudah ada pilihan, langsung tanya harga grosir via WhatsApp ya.

Siap praktik? Mulai dari stok grosir ZBG.

MOQ mulai 2 pcs, harga grosir via WhatsApp, kirim ke seluruh Indonesia.

Panduan lainnya